Kamis, 29 Agustus 2013

Biarkan berlalu..

Sering saya merasa bahwa orang yang melukai saya tidak perlu dimaafkan, enak aja udah salah koq diberi hadiah MAAF, dan parahnya lagi saya akan merasa “mustinya dia dong yang minta
maaf” hehehe, tapi benarkah itu hadiah untuk dia, bukan hadiah untuk diri saya sendiri yah, bukankah memaafkan menunjukan seberapa besar saya mampu menerima takdir ALLAH atas kejadian yang gak enak kan yah? karena tak ada satu kejadianpun tanpa seizin ALLAH, mau itu bahagia atau luka, semua karena kasih sayang ALLAH…
Iya maaf adalah hadiah buat diri kita sendiri. Hadiah, untuk sebuah kebebasan. Kebebasan dari rasa tertekan, rasa dendam, rasa amarah, rasa sesak didada, rasa diburu oleh hantu dan kedegilan hati. “Memaafkan memang berat, tapi sebetulnya sederhana” maaf dan lupakan, biarkan waktu yang menyembuhkan dan ALLAH yang membalas perbuatannya, sederhana kan yah?
:) Setahun yang lalu seorang sahabat cantik saya mengalami musibah yang dahsyat, perempuan ini menjadi korban perkosaan teman dekatnya yang dia percayai mampu menjaganya, bukankah teman harusnya menjaga bukan merusak, tapi “sudahlah, musibah sudah terjadi”, buat saya yang bisanya hanya jadi penghibur mungkin bisa berkata begitu tapi tidak bagi sahabat cantik saya, TRAUMA itu melekat hebat dalam jiwanya … lama saya coba mengerti walau mungkin saya tidak akan pernah mengerti seberapa dalam luka itu.
Iya luka dan trauma adalah luka dimasa lalu yang masih tersisa, iya masa lalu, masa yang tak akan pernah kembali, perempuan sahabat saya ini kini hidup dengan luka masa lalu, dan belum juga memahami bahwa setiap manusia pasti pernah terluka tapi haruskah dia menghabiskan sisa umurnya untuk luka? “Lo gak ngerti sih De, betapa dalamnya luka gue” ini terikannya setiap kali saya memintanya melangkah, maafkan dan lupakan tapi baiklah, saya memang kurang pengertian seperti katanya, tapi mau sampai kapan yah dia habiskan waktunya untuk marah, ALLAH pasti gak mau deket2 sama orang yang pemarah :)
Tapi katakanlah ini luka yang paling dalam didunia dinodai dan dihempaskan, pertanyaan selanjutnya adalah mau berapa lama berada dititik luka ini, sementara sang pembuat luka sudah hidup bahagia , belum tentu bahagia sih, kan setiap perbuatan ada balasannya, iya betul, mengapa kita tidak memasrahkan setiap kejadian sebagai bagian dari takdir ALLAH, kemudian lanjutkan hidup. Kan gitu yah? :) yang berbuat aja bisa melangkah mengapa sahabat saya jalan ditempat, meraung meratapi nasib yang tak akan berubah, sudah terjadi gitu loh, mau diapain lagi… ikhlas gak ikhlas sudah terjadi jadi mending ikhlas
Saya jadi ingat ucapan guru mengaji saya tentang kata maaf, iya MAAFKAN, luka yang dialami sahabat saya adalah karena dia tidak mampu memaafkan, memendam luka,  lalu kenapa orang lain mampu mengobati luka dan sahabat saya  tidak, itu karena dia TIDAK mampu memaafkan, kenapa dia tidak mampu memaafkan? karena dia telah menempatkan dirinya sebagai TUHAN yang berhak mengatakan bahwa dia benar dan orang itu salah, padahal itu hak ALLAH, dan sahabat saya sok’sok an mengambil hak ALLAH, menghakimi orang lain, menyalahkan orang lain… ehm emang nya kita siapa yah? berani mengambil hak ALLAH.
Jadi Maafkan dan lanjutkan hidup, jangan hidup dengan masa lalu, rugi lah …
Ingat loh memaafkan yang saya maksud disini adalah tidak menyimpan dendam atas kesalahan siapapun yang menyakiti saya bukan jongkok jongkok minta maaf atau kirim sms minta maaf padahal saya gak salah, NO WAY bukan ini,  bedakan antara memaafkan dengan melemparkan harga diri, maaf yang saya maksud adalah tidak membalas perbuatannya karena membalas adalah hak ALLAH, dan ALLAH tidak pernah ingkar janji ketika DIA mengatakan bahwa setiap perbuatan akan terbalas, sekecil apapun jadi gak perlu repot repot balas, kalau ALLAH yang balas pasti pas balasannya, kalau saya yang balas? yang ada saya tambah luka … maaf yang saya maksud adalah menghempaskan sang pemberi luka, dia tidak penting lagi dalam hidup saya kan udah melukai, jadi untuk apa dong di kenang jua, rugi deh !!
Mari memaafkan dan melanjutkan hidup, yang usai biar berlalu, sudah waktunya melangkah, jangan mau hidup dengan masa lalu, ingat loh dimana ada kemauan disitu ada jalan, when there is a will there is a way, ada obsesi ada jalan kalau kata iklan…
Yuk … melangkah jangan lama lama bersahabat dengan luka, dan sudahlah jangan pernah merasa kita jadi orang yang paling menderita karena selalu ada luka diatas luka, rugi loh mikirin orang yang gak mikirin kita !! :P

Gagal paham

Ketika galau menyerang, perih hati menerpa, melow menerjang, pilu menghampiri apa yang kita lakukan, mendengarkan lagu Ariel “separuh aku, dirimu” atau lagu Rumors “Butiran cinta” atau membaca AlQuran, menangis diatas sajadah karena begitu dalamnya hati tergetar mendengar nama ALLAH disebut?

Ah, sumpah kalimat diatas sungguh menohok jantung saya sebelah kiri, sesak rasanya karena saya yang berulang kali mengatakan mencintai ALLAH tapi bukan ALLAH yang saya cari ketika luka merayap didinding hati, saya biarkan dunia menjadi tempat saya menumpahkan akhirat, ALLAH maha tahu lintasan hati saya yang tersembunyi, telah saya dustai DIA, dengan mengatakan cinta cinta tapi yang saya lakukan sebaliknya, Astaghfirullah saya telah gagal paham tentang cinta :(
Ah, ternyata bukan hanya saat galau saya mendustai ALLAH, tapi dibanyak hal, mulut saya berkata saya mencintai ALLAH tapi prilaku saya tidak, jari jemari saya lebih banyak saya gunakan untuk mengetik di fesbuk, mengisi twitter, dibanding saya gunakan untuk ber-Dzikir, menggagungkan ALLAH yang telah memberi napas, rejeki, makanan, bahkan kepala saya yang berisi akal dan otak pemberian ALLAH, telah lebih banyak saya tundukan untuk melihat BBM yang masuk dibanding saya tundukan diatas sajadah berharap ampunan, Astaghfirulalah saya telah gagal paham tentang merindukanMU :(
Ah, saya menangis mendenger lagu Naff  ”engkau masih kekasihku” seakan sayalah orang yang paling menderita didunia ini, seakan tangisan ini menunjukan betapa saya setia pada kecoa yang telah meninggalkan saya, dan saya tak pernah menangis mengingat dosa dosa saya yang belum tentu terampuni, bahkan maksiat saya kenang selalu, saya tangisi kepergiaannya tak sadar dosa dosa baru tercatat oleh malaikat dan dengan sombongnya saya mengaku mencintai ALLAH, Astaghfirullah saya telah gagal paham :(
Ah, saya lalaikan waktu shalat diawal waktu padahal saya tahu ALLAH memanggil saya untuk menyelamatkan saya dunia akhirat, Dhuhur diawal Ashar, Ashar diawal Magrib, Magrib ditengah perjalanan pulang, Isya ketiduran, Subuh kesiangan, padahal panggilanMu untuk mengabulkan sebagian dari doa doa saya, Astaghfirullah saya gagal paham tentang indahnya bersamaMU
Saya nomor sekiankan panggilanNYA dengan alasan masih meeting, masih ada kerjaan, mau makan siang dulu, padahal saya tahu yang memberi rejeki saya bukan bos saya tapi ALLAH, karena ALLAH lah saya makan, berpakaian layak, bermobil dan tak tinggal di kolong langit tanpa atap, saya abaikan panggilanNYA sedang saya berharap menjadi kekasihNYA, dusta … dusta … dusta cinta saya padaNYA, Astaghfirullah saya telah gagal paham tentang mencintaiMU :(
Ah, kasur empuk masih lebih saya pilih dibanding dingin air wudhu di sepertiga malam, alarm saya nyalakan untuk menonton liga champion dibanding menggelar sajadah untuk Tahajud, saya khayalkan kehadiran si kecoa dalam mimpi saya dibanding berdoa agar dapat bermimpi bertemu Rasul, saya habiskan waktu untuk download lagu lagu Ungu yang menguras airmata hina dibanding murotal, Astaghfirullah saya gagal paham tentang cintaMU :(
Ya Rabb, andai esok masih ENGKAU titipkan napas, beri kami kekuatan untuk terus memperbaiki hati, beri kami kekuatan untuk mengejar akhirat selagi masih bisa menapak bumi, beri kami kesempatan untuk menepati janji bahwa hidup dan mati hamba hanya untukMU, ibadah kami hanya untukMU :( 

Rabu, 28 Agustus 2013

Doa Yang Terluka


Tadi pagi saya berbincang dengan seorang sahabat saya yang tiba tiba muncul di pintu rumah saya dengan wajah yang kusut, lebih kusut dari wajah pemulung yang tidak mandi tiga hari, dari tampilannya yang seperti hidup tak mau mati takut ini saya bisa menyimpulkan bahwa sahabat saya ini sedang mengalami kiamat kubro :) mengalami luka, mengalami pendarahan hati, mengalami perih karena lukanya terkena cuka, duh koq mau sih dibeginiin oleh perasaan sendiri :(
Saya jadi ingat pengalaman hidup saya beberapa waktu yang lalu, ketika fitnah mendera dan saya tidak mampu melawan kekuatan besar dibaliknya, yang saya tahu semua sahabat meninggalkan saya, yang saya tahu, kemudian bak tsunami berita itu terus membunuh karakter saya tanpa mampu saya lawan, ALLAH meng-NOL-kan saya, dan satu hal yang saya punya waktu itu adalah DO’A. iya doa yang saya panjatkan dimalam malam hening, doa yang saya mohonkan ditengah keramaian, doa yang terus saya panjatkan dan saya tidak berhenti hingga ALLAH mengabulkannya, saya yakin setiap doa pasti akan terqobul, hanya masalah waktu :)
Dan masih terngiang ucapan guru mengaji saya kala itu “Saat kezaliman merajalela dan mata keadilan telah buta, satu-satunya kekuatan yang dimiliki oleh orang-orang lemah dan terzalimi adalah doa. Di tangan mereka, doa lebih tajam dari pedang dan lebih hebat dari pasukan bersenjata”
Dan hati-hatilah terhadap doa orang terzalimi! Karena jika sudah keluar dari mulut, ia akan berjalan menuju langit. Segera melampaui cakrawala, menembus angkasa, dan diijabahi Sang Mahakuasa. Subhanallah … maha suci ALLAH yang telah menjadi penolong mereka yang tersakiti, terlukai.
Sesungguhnya ALLAH tidak berbuat dzalim kepada manusia sedikitpun” [QS  Yunus;44] membaca ayat ini, terasa tonjokan yang dahsyat, koq saya yang hanya manusia bisa bisanya menyakiti hati manusia lain, koq sampai hati melukai sahabat saya, koq sanggup menyakiti hati orang tua saya, nauzubillahimindzalik, mari lah berpikir untuk STOP menyakiti hati manusia lain apapun bentuknya, cacian, makian, cibiran, hinaan, membuka aib manusia lain, tidaklah pantas saya lakukan, bagaimana jika hingga akhir napas saya tak ada maaf saya dapat dari orang orang yang pernah terluka oleh ucapan saya, tersakiti oleh perbuatan saya, habislah amalan saya untuk membayarnya, sia sialah ibadah saya karena pada akhirnya neraka pula tempat saya :(
Jadi berhati-hatilah terhadap doa orang yang kita aniaya, diantara dirinya dengan ALLAH tidak ada hijab. Sumpahnya, caciannya dan kata-katanya adalah doa yang didengar ALLAH “Demi kemuliaan-Ku, Aku akan tolong orang yang teraniaya itu dalam waktu dekat.” [hadis Qudsi]
Bayangkan jika caciannya saja didengar apalagi doanya … hati hati terhadap doa yang terluka, dan yang terpenting adalah saya harus mampu menjaga diri saya agar tak melukai hati orang lain, karena yang bisa saya jaga adalah diri saya saja, karena ketika sudah melukai doa mereka tak akan mampu saya jaga, apa yang terucap bersama lukanya itulah yang di ijabah oleh ALLAH
Jadi jangan menunggu luka, tapi jaga agar tak melukai…  :)

G e n t e n g …

genteng
Lihat deh genteng yang di atas rumah, itu awalnya adalah tanah yang injak-injak manusia kebanyakan, lalau mengapa bisa di atas? Genteng yang di atas rmah sudah mengalami cobaan, ujian, rintangan, hambatan dan lain sebagainya. Lihat saja bagimana tanah sebelaum menjadi genteng.

Tanah itu dicangkul, diinjak-injak, diaduk-iaduk dengan air, dibanting-banting, dicetak, lalu di bakar, setelah itu dijemur. Masih belum selesai, dibawa ke matrial, diperjualbelikan, dan ketika akan naik ke atas setelah mengalami berbagai macam tahap, masih ada yang pecah saat di lemparkan ke atas, saat dijemur retak-retak, saat diangkut dan bergesekan dengan sesama genteng. Jadi “memang tidak semua genteng bisa sampai ke atas rumah! Hanya genteng yang sudah teruji yang bisa sampai ke atas!” *belajar jadi motivator De?*
Hidup ini bukan lampu aladin, dimana semua yang saya mau yang saya pinta bisa saya dapatkan, bukan, ALLAH memang memberi makan ayam tapi ALLAH juga tidak memberikan makananya kedalam kandang tapi si ayam harus keluar mencari makan, baru dapat, begitulah hidup, semua harus diupayakan, hasil milik ALLAH, tugas saya adalah berusaha :) tidak ada orang yang uncang uncang kaki kemudian menjadi orang sukses, kaya raya dan punya istri cantik mungkin bisa tapi sukses beda ukuran, iya sukses uncang uncangnya tapi hidupnya gak guna, padahal sebaik baik umat adalah yang paling bermanfaat buat orang banyak … kata orang bijak “dunia membosankan bagi orang yang membosankan” #jreng
Hampir semua orang sukses dulunya jatuh bangun, jangan lihat dia sekarang, tapi lihat proses nya menjadi hebat, banyak orang yang biasa-biasa saja pada awalnya, tapi karena semangatnya tinggi dan terus berusaha dan berjuangan menggapai apa yang dicita-citakan, pada akhirnya kesuksesan diraihnya, kata orang sukses kalau inginkan sesuatu jangan cuma ditulis tapi diupayakan, bukan cuma diimpikan tapi dilakukan, dan yang paling penting adalah jangan berhenti karena omongan orang, apapun kata orang, bukan halangan untuk maju. Apapun pendapat orang, bukan batu sandungan yang mesti ditakuti. Apapun caci maki, hinaan orang atau mungkin ” dikecilkan ” atau ” disalahartikan ” bukan hantu yang menakutkan. Kalau terus terusan dengerin orang kapan bahagianya hidup, kan gitu yah?
Akar yang kokoh dan kuat itu adalah iman, energi  iman akan membuat kokoh dan kuatnya seseorang dalam menghadapi berbagai macam cobaan dan ujian hidup. Iman yang kokoh dan kuat ibarat batu karang ditengah hempasan badai laut yang ganas, dia akan tetap berdiri, tak bergeser seincipun! TOP banget ! 
Jadi bukan akhir perjalanan yang penting, apapun kita bukan masalah, tapi proses dalam perjalanan itu yang penting. Jangan menyerah dalam perjalanan, baru lihat ada tembok sudah berpikir itu jalan buntu, JANGAN, betapapun sulit dan melelahkan perjalanan tersebut. Tiada kesuksesan bila kamu tetap diam dan pasif, tidak melangkah dan tidak bergerak.
Yang sudah berjalan jauhpun belum tentu sampai ke tempat tujuan, apa lagi yang tidak pernah berjalan, tidak pernah bergerak. Hidup penuh dengan tantangan, ujian dan cobaa! Emas berlian yang dipakai dalam mahkota para raja dan ratu, mulanya adalah bongkahan, yang kemudian digosok, diasah, dibakar …
Kerikil-kerikil tajam atau duri-duri yang berserakan sepanjang jalan kalau memang itu ada dihadapan kita, jangan mundur! Kalau perlu berdarah-darah dan terluka, jangan takut. Darah dan luka adalah asam garam kehidupan, dan jangan lupa bahwa genteng setelah naik keatas rumah dia tidak SOMBONG, dia melindungi semua yang ada dirumah dari hujan dan terik panas matahari
Selamat menjadi G E N T E N G *motivator mode on* :)

Sabtu, 17 Agustus 2013

Dengan Tangan Kosong

Dengan Tangan Kosong. Itulah kalimat yang tepat menggambarkan diri kita sewaktu lahir ke dunia ini dan sewaktu meninggalkan dunia ini..
Semua orang berawal dan berakhir yang sama. Perbedaannya bagaimana setiap orang mengisi kehidupan di antara awal dan akhir tersebut. Banyak orang yang ‘LUPA’ tentang awal dan akhir ini sehingga sepanjang kehidupan hanya sibuk mengejar dan mengumpulkan harta benda dengan sgala cara, termasuk merugikan orang lain! Menjadi ‘KAYA’ adalah tujuan kehidupan yang baik. Tapi selain menjadi kaya dalam harta benda, yang terutama menjadi kayalah dalam perbuatan yang benar. Di jaman modern ini, begitu mudah kita mengecek saldo rekening di bank. Demikian juga untuk mengetahui berapa sisa pulsa prabayar kartu HP kita. Sayangnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi belum mampu menyediakan fasilitas untuk pengecekan instan ‘saldo/pulsa’ perbuatan maupun sisa hidup kita. Andaikan fasilitas semacam itu tersedia, kita bisa happy-happy dulu kalau saldo/pulsa perbuatan benar kita masih berlimpah. Atau segera bergegas kalau posisinya sudah ‘merah’. Jangan menunggu/menunda untuk berbuat benar karena kita tidak tahu berapa ‘saldo/pulsa’ perbuatan benar kita. Juga kita tidak tahu berapa lama sisa kehidupan kita. Jangan sampai tertinggal karena ‘Kereta Kehidupan’ tidak menunggu kesiapan kita untuk kembali ke hadapan Sang Pencipta.. Waspadalah..be watchful..dan tetaplah lakukan perbuatan baik dan benar, itulah “pulsa” bagi kekekalan kita..

Yang Paling Membingungkan

Seorang yang bijak, Sewaktu Ditanya Apakah yang Paling Membingungkan di Dunia ini ?
Beliau menjawab : “Manusia”, Karena dia “Mengorbankan Kesehatannya hanya “Demi uang”
Lalu dia “Mengorbankan Uangnya demi Kesehatan”

Lalu dia “Sangat kuatir” dengan “Masa Depannya” sampai dia “Tidak Menikmati Masa Kini” akhirnya dia “Tidak Hidup di Masa Depan atau pun di Masa Kini.
Dia “Hidup Seakan-akan Tidak Akan Mati”, lalu dia “Mati” tanpa “Benar-benar Menikmati” apa itu “Hidup”.
Jadi bagaimana dengan anda? Karena seharusnya kita harus berani tampil beda yang tidak sama dengan dunia ini. Karena kita tahu bahwa kekuatiran kita itu sama dengan ketidak percayaan kita kepada Tuhan. Karena Tuhan jelas mengajar kita “Jangan kuatir’ karena ke-kuatiran kita tidak menyelesaikan masalah apapun dalam hidup ini……
Jadi mari kita belajar “Berserah” kepada Tuhan karena Rancangan-Nya itu pasti Indah buat kita semua.

Dua Hari Yang Tak Usah Dikhawatirkan

Dari tujuh hari dalam seminggu, sebenarnya ada dua hari yang tidak perlu Anda khawatirkan dan pikirkan. Coba tebak, hari apakah itu…???
Mungkin jawaban Anda tidak ada yang benar. Dua hari yang tak perlu dikhawatirkan dalam seminggu adalah hari kemarin dan hari esok.

Siapa yang perlu mengkhawatirkan lagi hari kemarin…???
⇉ Hari di mana semua kesalahan, kekurangan, kecewa, sakit hati Anda alami.
⇉ Hari di mana Anda kehilangan seseorang atau sesuatu yang Anda sayangi.
⇉ Hari di mana Anda merasa menjadi orang yang paling bodoh sedunia.
⇉ Hari di mana Anda menyakiti hati orang yang Anda cinta.
⇉ Hari di mana Anda merenda kebohongan.
⇉ Hari di mana Anda berbuat curang pada kekasih hati.
⇉ Hari di mana Anda mengalami kegagalan dan penolakan.
⇉ Hari di mana bahkan serupiahpun tak ada di dalam kantong Anda.
Tetapi bagaimanapun semua hari itu sudah berlalu. Hari itu sudah usai dan berapapun uang yang Anda punya, tak akan bisa dipakai untuk membeli dan mengembalikan masa lalu untuk diperbaiki.
Untuk itulah Anda tak perlu berulang kali menoleh ke belakang dan meratapi semua yang telah terjadi.
Dan hari lain yang tak perlu Anda khawatirkan lagi adalah hari esok…!!!
→ Hari di mana Anda sangat penasaran akan banyak hal yang belum terjadi. Ya…!!! BELUM TERJADI.
→ Hari di mana Anda tak tahu sampai kapan nafas Anda akan berlari, dan jantung Anda akan berhenti berdetak.
→ Hari di mana mungkin Anda berhasil, mungkin juga Anda gagal.
→ Hari di mana Anda mungkin akan bertemu dengan jodoh, atau terus sendirian.
Semuanya serba misteri.
Tetapi mengapa harus Anda khawatirkan…???
Mengapa harus Anda pikirkan kalau hari ini saja masih bisa Anda perjuangkan…???
Dan jika hari ini adalah kesempatan Anda melakukan banyak hal.
» Lakukan hal-hal positif yang menggembirakan.
» Lakukan hal-hal yang tidak akan Anda sesali kemudian.
» Lakukan hal-hal yang Anda impikan.
» Lakukan hal-hal yang membuat orang-orang tersayang bahagia.
Kemudian Anda tak perlu lagi mengkhawatirkan hari kemarin… dan hari esok.

Bunga Untuk Ibu Tercinta

Pagi itu, seorang pria tampak turun dari mobil mewahnya. Ia bermaksud untuk membeli sebuah kado di kompleks pertokoan itu. Besok adalah hari Ibu, dan ia bermaksud untuk membeli lalu mengirimkan sebuah hadiah lewat pos untuk ibunya di kampung.
Seorang Ibu yang pernah ia tinggal pergi beberapa tahun lalu untuk kuliah, mencari nafkah, dan mengejar kesuksesan di kota besar ini. Langkah-langkah pria itu terhenti di depan sebuah toko bunga. Ia melihat seorang gadis cantik. Ternyata, gadis itu adalah adik tingkatnya semasa kuliah dulu. Gadis itu terlihat sedang memandangi lesu rangkaian bunga-bunga indah di etalase. Matanya terlihat dengan jelas tengah berkaca-kaca, air mata nya hendak meleleh, seperti akan menangis.
Setelah bercerita masa lalu saat sama-sama berkuliah, pria itu lalu bertanya “Ada apa denganmu? Ada apa dengan bunga-bunga itu?”
“Aku ingin memberi salah satu rangkaian bunga mawar ini untuk ibu saya,” gadis cantik itu melanjutkan, “Seumur hidup, saya belum pernah memberikan bunga seindah ini untuk ibu.”
“Kenapa tidak kau beli saja? Ini bagus, kok.” Cerita pria tersebut sambil turut mengamati salah satu karangan bunga.
“Uang saya tidak cukup.”
“Ya sudah, pilih saja salah satu, aku yang akan membayarnya.” Pria itu menawarkan diri sambil tersenyum.
Akhirnya gadis itu mengambil salah satu karangan bunga. Dengan ditemani sang pria, gadis itu lalu menuju kasir. Pria itu juga menawarkan diri mengantar si gadis pulang ke rumah untuk memberikan bunga itu kepada ibunya. Gadis itu pun bersedia.
Dua orang itu lalu melaju menggunakan mobil menuju ke sebuah tempat yang ditunjukkan oleh si gadis. Hati pria itu terperanjat ketika gadis cantik itu ternyata mengajaknya ke sebuah kompleks pemakaman umum.
Setelah memarkir mobil, pria itu lalu mengikuti langkah-langkah si gadis. Dengan sangat terharu gadis itu lalu meletakkan karangan bunga itu ke makam ibunya. Seorang ibu yang memang belum pernah dilihat gadis itu seumur hidupnya. Ibu itu dulu meninggal saat melahirkan gadis itu.
Melihat kejadian itu, setelah mengantarkan gadis itu pulang ke rumah, sang pria membatalkan niatnya untuk membeli dan mengirimkan kado bagi ibunya.
Siang itu juga, pemuda sukses itu langsung memacu mobilnya.. pulang ke kampungnya.. untuk melihat wajah ibu yang dia rindukan selama ini.. untuk bersujud di bawah kakinya dan memeluk erat tubuh dan hati lembutnya..
——
Untuk para sahabat.. terutama calon Ibu, para Ibu, dan khusus untuk IBU saya di sorga.. Saya ucapkan “Selamat Hari Ibu” … ^^ semoga cerita ibu ini bisa membuat emasmu tetap sekuat baja.. dan airmu tetap seluas samudera…